Kerja Bakti Bersama PAC Kiwal Garuda Hitam (KGH) Bontoa Maros , Perangkat Desa Dan Mahasiswa KKN Unhas

Tim Redaksi
Rabu, 10 Juli 2024 21:26 - 110 View

GhaziNews.Com,Maros – Desa Pajukukang di Kabupaten Maros tidak hanya menunjukkan semangat gotong royong tinggi, tetapi juga sinergi dan kepedulian bersama yang menjadi bukti nyata dalam kegiatan kerja bakti pada Rabu, 10 Juli 2024.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan untuk lomba desa tingkat Kabupaten Maros yang akan diadakan beberapa waktu lagi.

Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan kolaborasi antara Kader PAC Kiwal Bontoa Maros, perangkat desa Pajukukang, dan mahasiswa KKN Unhas. Mereka memfokuskan diri untuk membersihkan lingkungan sekitar kantor desa supaya terlihat lebih bersih dan representatif.

Bukan hanya membersihkan sampah, mereka juga memotong rumput liar dan menata taman agar kantor desa Pajukukang Kecamatan Bontoa menjadi tempat yang nyaman untuk dilihat. Kegiatan kerja bakti ini memberi dampak positif lebih dari sekadar lingkungan yang bersih. Hal ini juga meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab warga desa terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

Sebelumnya, desa Pajukukang telah memiliki semangat tinggi untuk meraih prestasi di lomba desa. Kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh mereka semakin memperlihatkan semangat tersebut dan mewujudkan desa yang asri dan nyaman untuk ditinggali.

Ketua PAC Kiwal Bontoa, Rahmat, dalam konfirmasinya melalui media WhatsApp, menyebutkan bahwa mereka selalu menjadi fungsi kontrol bagi masyarakat dan pemerintah setempat serta tetap mendukung kegiatan dalam lingkup pemerintahan kecamatan Bontoa Maros jika diperlukan. Hal ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong yang terjalin di desa Pajukukang tidak hanya sekadar kegiatan kerja bakti, tetapi juga mendukung pembangunan masyarakat setempat.

Namun, semangat gotong royong tidak hanya dipengaruhi oleh nilai budaya. Faktor sosial, seperti kegiatan komunitas, juga dapat memfasilitasi terbentuknya semangat gotong royong pada masyarakat. Kegiatan seperti kerja bakti di desa Pajukukang menjadi contoh terbaik dari bagaimana masyarakat dapat saling membantu untuk saudaranya dan menyatukan warga desa dalam membangun lingkungan tempat tinggal mereka.

Dalam hal ini, semangat gotong royong tidak hanya menunjukkan adanya dukungan dalam pembangunan desa, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Tingginya tingkat gotong royong di masyarakat juga dapat mempromosikan kebersamaan, toleransi, dan kerjasama, yang nantinya dapat membantu dalam mempersatukan masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih baik.

Inilah pentingnya semangat gotong royong bagi pembangunan desa dan komunitas. Sinergi antara individu dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik serta memberikan manfaat bagi semua warga desa.(KW)