Peringati HPN 2026, Insan Pers Maros Gelar Diskusi Publik di Warkop Marannu

Tim Redaksi
Tuesday, 10 February 2026 06:21 - 27 View

Ghazinews.com, Maros, 9 Februari 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, insan pers di Kabupaten Maros menggelar diskusi publik bertema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan dengan Dukungan dan Perhatian Pemerintah Daerah”. Kegiatan ini berlangsung di Warkop Marannu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan dihadiri puluhan jurnalis serta pegiat media.

Diskusi yang dipandu oleh Zainal ini berlangsung hangat dan interaktif, menjadi ruang refleksi sekaligus pertukaran gagasan terkait tantangan dan masa depan dunia jurnalistik di daerah.

Sejumlah narasumber berpengalaman di bidang pers turut hadir dan berbagi pandangan. Mukhlis Amanhadi, mantan wartawan senior Harian Fajar/Fajar Group, memaparkan sejarah perkembangan jurnalistik di Indonesia serta menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik sebagai fondasi utama profesi wartawan.

Sementara itu, Asruddin Azis, S.Sos, tokoh pers sekaligus pendiri Group Media Karipo, menyoroti pentingnya penguatan kode etik jurnalistik, peningkatan kapasitas wartawan, serta uji kompetensi wartawan (UKW) sebagai langkah strategis menjaga kualitas dan kredibilitas media di tengah arus informasi digital yang kian cepat.

Ketua HIPSI Sulsel (Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia), H.Irianto Amama, SH turut berbagi pengalaman mengenai dinamika kerja wartawan di lapangan. Ia menggarisbawahi pentingnya solidaritas antar insan pers untuk menjaga marwah dan independensi profesi jurnalistik.

Dari unsur kepolisian, Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi atas peran pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang harmonis antara wartawan dan aparat penegak hukum.

Diskusi yang diinisiasi oleh Amir Perwira dari Media Sudut Warta ini semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Salah satu peserta,  mengajukan pertanyaan terkait cara menjaga konsistensi wartawan agar tetap berada dalam koridor kode etik serta mempertahankan profesionalisme di tengah tantangan dunia jurnalistik kontemporer.

Kegiatan ditutup dalam suasana penuh keakraban sambil menikmati kopi khas Warkop Marannu. Para peserta tampak antusias dan mengikuti diskusi hingga akhir.

Panitia pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi. Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat profesionalisme, integritas, dan solidaritas insan pers, khususnya di Kabupaten Maros.(Tim)