Pemkab Maros Lantik 64 Pejabat, Seluruh Jabatan Eselon II Resmi Terisi
Ghazinews.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros kembali mengukuhkan dinamika birokrasi melalui pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta pejabat administrator, pada Senin, 5 Januari 2025. Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang ini menjadi momentum penting dalam penyegaran struktur pemerintahan daerah.
Sebanyak sepuluh jabatan eselon II resmi terisi melalui mekanisme lelang jabatan, menandai selesainya pengisian seluruh posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Langkah ini memperkuat tata kelola pemerintahan dengan penempatan pejabat yang kompeten dan teruji.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat eselon II mengambil peran baru. Jamaluddin, sebelumnya Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, kini diangkat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Syamsuddin, yang semula menjabat Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Muhisal, mantan Sekretaris Dinas Perikanan, resmi menjabat Kepala Dinas Perikanan, sedangkan Abbas Maskur, yang sebelumnya menjabat Camat Maros Baru, kini menjabat Kepala Dinas Perhubungan. Sementara itu, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai yang berasal dari Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi, ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Penempatan lainnya termasuk Muhammad Aris, yang sebelumnya Camat Bantimurung, kini mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana. Andi Irfan Paharuddin, dari posisi Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah, dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Selanjutnya, Wempi Sumarlin yang sebelumnya Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah dipercaya sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Herwan, dari Kepala Bagian Pemerintahan Setda, kini menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Sedangkan Sukartono yang sebelumnya Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD, kini mengemban tugas sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Maros.
Tidak hanya pejabat eselon II, Bupati Maros, Chaidir Syam, juga melantik sejumlah pejabat administrator dan camat. Salah satu yang menonjol adalah Ulfiah Nur Yusuf, yang dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, setelah sebelumnya menjabat sebagai Apoteker Ahli Madya di Dinas Kesehatan Kabupaten Maros.
Pengisian jabatan camat meliputi nama-nama seperti Iskandar Zulkarnain sebagai Camat Bantimurung, Mappewakkang Andi Saka sebagai Camat Mallawa, Rudy sebagai Camat Maros Baru, Kemal Wahyudi sebagai Camat Camba, dan Hamril sebagai Camat Tompobulu. Sedangkan Hardiman Bakri dipercayakan menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maros Chaidir Syam memaparkan bahwa total terdapat 64 pejabat yang telah dilantik. Ia menegaskan bahwa posisi eselon II kini telah terisi penuh tanpa kekosongan.
“Untuk jabatan eselon II, sudah tidak ada lagi yang kosong. Seluruhnya telah terisi,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Menanggapi pelantikan istrinya, Chaidir menegaskan bahwa proses penempatan jabatan merupakan hasil pemetaan yang telah mengikuti ketentuan peraturan kepegawaian.
“Ibu Bupati berada di golongan 4C, yang sebenarnya sudah sangat memenuhi syarat dan bahkan setara dengan eselon II. Namun berdasarkan hasil pemetaan jabatan, beliau ditempatkan sebagai sekretaris,” paparnya.
Ia memastikan seluruh pengisian jabatan dilakukan secara bertahap, mengikuti prosedur yang berlaku tanpa pelanggaran.
“Kami tidak ingin melangkahi proses. Semua pengisian jabatan harus memenuhi syarat dan melalui jenjang yang berlaku,” tuturnya.
Chaidir mengharapkan agar para pejabat yang baru dilantik dapat segera menunjukkan kinerja optimal demi menyelesaikan seluruh program pembangunan daerah.
“Target kami pada 2026 adalah agar seluruh program daerah dapat berjalan optimal sebagaimana capaian tahun 2025. Alhamdulillah, realisasi program saat ini sudah melebihi 90 persen,” ungkapnya bangga.
Ia juga menegaskan bahwa proses pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Maros masih akan berlanjut untuk mengisi beberapa posisi strategis yang masih kosong.
“Masih akan ada pelantikan berikutnya. Beberapa posisi sekretaris, seperti Sekretaris Perhubungan dan Sekretaris Badan Keuangan, masih belum terisi,” pungkasnya.
Dengan serangkaian pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Maros berupaya memperkuat fondasi birokrasi guna mencapai tata kelola pemerintahan yang efisien dan responsif, sekaligus memacu percepatan pembangunan daerah secara menyeluruh.(Sakti)