IKANARA Maros Periode 2026–2027 Resmi Dimulai, Aprisal Jadi Formatur Ketua Umum

Tim Redaksi
Monday, 26 January 2026 19:56 - 161 View

Ghazinews.com,Maros — Ikatan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros (IKANARA Maros) sukses menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung selama tiga hari, 23–25 Januari 2026, bertempat di Aula Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maros. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerak organisasi ke depan dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di Bumi Butta Salewangang.

Melalui forum musyawarah yang berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan, Aprisal resmi terpilih sebagai Formatur Ketua Umum IKANARA Kabupaten Maros periode 2026–2027. Terpilihnya Aprisal diharapkan mampu membawa semangat baru dan memperkuat peran strategis IKANARA dalam mengawal generasi muda Maros agar tetap bersih dari narkoba.

Dalam sambutannya, Aprisal menegaskan bahwa langkah prioritas awal yang akan dilakukan adalah menyusun kepengurusan baru serta memetakan program kerja yang relevan dengan tantangan zaman saat ini.

“Kita ingin IKANARA hadir bukan sekedar formalitas, tapi benar-benar menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Maros,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa persoalan narkoba harus dipandang sebagai ancaman serius bagi masa depan daerah. Jika penyalahgunaan narkoba terus meningkat, maka akan berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maros.

“Kalau ini kita biarkan, yang rusak bukan cuma individu, tapi masa depan daerah kita. Karena itu, perlu kesadaran bersama untuk saling mengingatkan,” tegasnya.

Aprisal juga mengungkapkan bahwa ke depan, IKANARA akan mengemas program-programnya secara lebih kreatif dan tidak monoton, salah satunya dengan menggabungkan pendekatan kebudayaan serta membangun kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas, maupun organisasi kepemudaan.

“Kegiatan harus lebih dekat dengan anak muda, lebih membumi, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Aprisal menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Kabupaten Maros:

“Mari kita sama-sama saling mengingatkan. Dampak penyalahgunaan narkoba itu merusak diri sendiri dan menghancurkan masa depan. Ini juga berdampak pada kualitas SDM Butta Salewangang yang kita cintai.”

Musyawarah Besar ini tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal penguatan komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Maros yang benar-benar bersinar, bersih dari narkoba.(Sakti)

Tags: