Lembaga Latoa Gelar Kelas Film dan Nobar Film HUT RI

Tim Redaksi
Selasa, 26 Agustus 2025 19:43 - 28 View

Ghazinews.com| Maros, 24 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Kemerdekan Indonesia yang ke-80, Lembaga Latoa bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (KEMENBUD) sukses menggelar rangkaian kegiatan Kelas Film dan Nobar (Nonton Bareng) Film HUT RI di Kabupaten Maros. Kegiatan ini disambut antusias oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai komunitas film lokal.

Maros sendiri menjadi salah satu dari 16 kota terpilih di seluruh Indonesia yang menggelar Nobar Film HUT RI yang diinisiasi oleh KEMENBUD yang bekerja sama dengan Lembaga Latoa, sebuah lembaga seni di Maros yang aktif di bidang film. Hal ini menandai komitmen pemerintah dalam merangkul pelaku seni daerah untuk terlibat aktif dalam penguatan budaya dan nasionalisme melalui medium film.

Selain pemutaran film bertema kemerdekaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Kelas Film yang berisi materi-materi teknis dan kreatif dalam proses produksi film. Dalam kelas ini, peserta mendapatkan pembekalan tentang film, mulai dari penulisan skenario yang kuat dan berkarakter, penyutradaraan yang efektif dalam membangun visi cerita, teknik pengambilan gambar yang sinematik, hingga proses editing yang menjadi kunci dalam penyusunan narasi visual.

“Kami berharap 20 komunitas film yang hadir bisa menjadi ujung tombak dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk mempromosikan pariwisata lokal melalui film. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menumbuhkan generasi muda kreatif dan produktif di Maros,” ujar Olank Sukardi, Founder sekaligus Ketua Lembaga Latoa.

Salah satu pemateri Kelas Film, Nur Azikin, yang membawakan sesi penyutradaraan, menilai kegiatan ini memiliki dampak yang signifikan bagi anak-anak muda. “Ini bukan sekadar kegiatan menonton. Kami mengajak peserta memahami dan mendiskusikan bagaimana kemerdekaan dapat dimaknai lewat karya film. Kegiatan ini penting untuk menyalakan kembali semangat kebangsaan melalui kreatifitas dalam hal ini film.” tutur Praktisi Akademis tersebut.

Dengan momentum perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-80, pelaksanaan Kelas Film dan Nobar ini menjadi simbol sinergi antara budaya lokal dan semangat nasionalisme. KEMENBUD dan Lembaga Latoa berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda yang ingin berkontribusi lewat dunia perfilman.(ar)